MEMBENTUK KARAKTER DAN MEMBINA AKHLAK SISWA MELALUI KANTIN KEJUJURAN

Kantin kejujuran

Adalah kantin tanpa penjaga

Silakan ambil barang yang anda kehendaki

Taruh uang pembayaran di kotak uang

Ambil sendiri uang kembalian anda jika ada

 

  1. 1.      Pendahuluan
    1. 1.      1 Latar Belakang

Pendidikan adalah wadah utama untuk membentuk karakter pemuda sebagai generasi penerus bangsa. Pendidikan pula sebagai sarana utama untuk membangun bangsa yang kokoh dan bermartabat. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kualitas Pendidikan Nasional, berbagai inovasi Pendidikan sangat dibutuhkan. Pemerintah telah melakukan berbagai inovasi yang tidak hanya meningkatkan kualitas dibidang akademik semata, tetapi juga pembinaan akhlak pun telah mendapat perhatian. Salah satunya yaitu dengan membuat Kantin Kejujuran. Kantin kejujuran lahir atas dasar Undang-Undang No.14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, dimana dalam pasal 16 disebutkan bahwa,”kedudukan guru dan dosen sebagai tenaga profesional bertujuan untuk melaksanakan sistem pendidikan nasional dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional…”. kantin kejujuran di sekolah dibuat untuk memberikan pendidikan kejujuran kepada siswa dan pembelajaran antikorupsi.

Korupsi merupakan penyakit masyarakat. Praktik korupsi juga ditolak oleh agama, terlepas agama apa pun dia. Oleh karena itu, sifat jujur merupakan penangkal yang efektif dari virus korupsi. Bahkan dalam ajaran Islam, sifat jujur akan mengantarkan seseorang kepada perbuatan-perbuatan yang bernilai. Dalam hal ini, Nabi Muhammad SAW bersabda: “Sesungguhnyva kejujuran itu akan mengantarkan kepada jalan kebaikan, dan sesungguhnya kebaikan itu akan mengantarkan ke dalam surga, sesungguhnya orang yang benar-benar jujur akan dicacat di sisi Allah sebagai ash-shidiq (orang yang jujur). Dan sesungguhnya orang yang dusta akan mengantarkan ke jalan kejelekan, dan sesungguhnya kejelekan itu akan mengantarkan ke dalam neraka, sesungguhnya orang yang benar-benar dusta akan dicatat di sisi Allah sebagai pendusta.“(HR. Al Bukhari no. 6094 dan Muslim no. 2606). Tanpa kejujuran, praktik korupsi, kolusi, nepotisme, dan segala bentuk manipulasi lainnya akan tetap subur di negeri ini. Untuk itu, kantin kejujuran yang merupakan pendidikan Antikorupsi perlu diterapkan sebagai upaya prepentif bagi generasi muda. Namun pelaksanaan kantin kejujuran akan sukses dengan dukungan bersama dari warga sekolah. Program tersebut tidak hanya keinginan dari atasan, akan tetapi kebijakan pemerintah justru patut diberikan apresiasi yang tinggi dengan mensukseskannya secara bersama. Bukan berarti program ini menambah beban bagi sekolah, terutama bagi guru. Justru melalui program ini mempermudah guru untuk mendidik akhlak siswa. Sebab, tugas guru tidak hanya melaksanakan proses pembelajaran di dalam kelas, tetapi lebih dari itu guru turut bertanggung jawab dalam membina kepribadian siswa.

 

1. 2 Rumusan Masalah

Dalam tulisan ini membahas mengenai bagaimana membentuk karakter dan membina akhlak siswa melalui kantin kejujuran.

  1. 1.      3 Tujuan

Tujuan penulisan adalah untuk membahas dan mendeskripsikan mengenai bagaimana membentuk karakter dan membina akhlak siswa melalui kantin kejujuran.

  1. 1.      4 Manfaat

Tulisan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang berguna bagi kegiatan pendidikan. Tulisan ini mampu membina akhlak dan melatih kejujuran siswa di sekolah.

 

  1. 2.      Kantin Kejujuran

Kantin kejujuran adalah kantin yang menjual makanan kecil dan minuman. Kantin kejujuran tidak memiliki penjual dan tidak dijaga. Makanan atau minuman dipajang dalam kantin. Dalam kantin tersedia kotak uang, yang berguna menampung pembayaran dari yang membeli makanan atau minuman. Bila ada kembalian, pengunjung/pegawai mengambil dan menghitung sendiri uang kembalian dari dalam kotak tersebut. Di kantin ini, kesadaran pengunjung/pegawai sangat dituntut untuk berbelanja dengan membayar dan mengambil uang kembalian jika memang berlebih, tanpa harus diawasi oleh  pegawai kantin. Salah satu motto yang ditanamkan di kantin ini adalah Allah Melihat Malaikat Mencatat. Kantin Kejujuran merupakan salah satu bentuk kegiatan dalam pendidikan Antikorupsi.

Kantin kejujuran merupakan upaya untuk mendidik akhlak siswa agar berperilaku jujur.Kantin kejujuran adalah kantin yang menjual segala kebutuhan anak didik baik berupa makanan,minuman serta segala perlengkapan siswa baik berupa alat tulis menulis maupun buku tulis.Semuanya dipajang dalam etalase kantin kejujuran tanpa ada penjaga,sebagaimana lazimnya sebuah kantin yang kita kenal selama ini.Didalam Kantin dipajang kotak uang,yang berguna untuk menampung hasil transaksi siswa.Bila ada kembalian maka mereka sendiri yang mengambil dan menghitung hasil kembaliannya.Dikantin ini dibangun kesadaran siswa untuk berbuat jujur tanpa harus diawasi oleh guru ataupun pengelola kantin.Tujuan utamanya adalah mengukur kejujuran anak didik sehingga dengan pengalaman mereka itu ia akan menjadi anggota masyarakat yang jujur kedepan.

Kantin kejujuran merupakan salah satu bentuk kegiatan dalam pendidikan anti korupsi.Yang harus kita akui merupakan salah satu penyakit atau problema bangsa yang hingga kini masih merajalela dibumi pertiwi.Virus korupsi telah merajalela hampir disemua lini disetiap orde pemerintahan kita.Korupsi yang subur telah menyengsarakan rakyat banyak secara berkepanjangan.Bahkan menghambat kemajuan bangsa dan negara ini kedepan.Sangat sulit memang memutus mata rantai korupsi ini sebab kebanyakan dari kita menganggapnya sebagai budaya.Padahal kalau kita bercermin dengan kultur budaya kita mengambil sesuatu tanpa seizin pemiliknya adalah sangat memalukan.Sebuah persepsi yang keliru jika menganggap korupsi adalah budaya.

 

  1. 3.      Teknik dan Pelaksanaan

Teknik dan pelaksanaan kantin kejujuran dilaksanakan secara mandiri. Para siswa atau para pembeli itu mengambil sendiri aneka minuman dan makanan ringan atau pun barang yang diinginkan. Di sana tak ada petugas yang berjaga maupun yang mencatat apa saja yang dibeli siswa. Uniknya, setiap siswa yang mengambil barang langsung menuliskan apa yang dibeli dan membayarnya tunai. Karena tak ada penjaganya, maka mereka meletakkan uang tersebut ke dalam kotak yang telah disediakan. Berikut di ilustrasikan sebagai berikut:

 

Gambar. 1.1 Kotak Uang Kantin Kejujuran

Lokasi kantin ini juga dapat terbuka tanpa tembok yang menutup seluruh sudut kantin. Pengelola kantin juga dapat menggunakan konsep kantin terbuka. Mereka meletakkan aneka barang dagangan di dalam etalase yang rapi. Susun barang-barang dengan rapi di rak sehingga pembeli dapat memilih barang dagangan.

Gambar. 1.2 Kantin Kejujuran

 

Kantin kejujuran adalah program kejujuran diarahkan ke sekolah, tapi tingkat korupsi merajalela di mana-mana.  Namun, pada dasarnya kantin kejujuran arahnya ke siswa bukan hanya kejujuran yang ditanamkan, tetapi ahlak, moral dan budi pekerti. Pelajaran ini sudah merangkum di dalamnya kejujuran. Jika kita melihat ke belakang, dahulu ada pendidikan moral pancasila, sekarang diganti dengan PPKn, kemudian dahulu ada pendidikan budi pekerti, sekarang malah ada yang dihapus dan digantikan. Untuk pelaksanaannya kantin kejujuran dapat di pajang tulisan seperti di bawah ini. Tulisan dapat di cetak dalam bentuk pengumuman atau berupa poster, spanduk dan media pendukung lainnya.

 

Gambar. 1.3 Definisi Kantin Kejujuran

 

Gambar. 1.4 Tulisan untuk Kantin Kejujuran

 

Manajemen yang tepat diperlukan untuk mengurusi kantin kejujuran. Hal ini untuk mencegah kerugian-kerugian yang akan ditimbulkan.  Oleh karena itu pengelola harus tetap mengamati perkembangan kantin kejujuran ini. Salah satu kebiasaan buruk orang Indonesia yang bisa saya lihat disini adalah “angin-anginan”. Maksudnya adalah, saat ada sebuah program, atau sesuatu yang baru bagi sebuah komunitas di Indonesia, komunitas tersebut pastilah sangat appreciate. Namun, itu tadi, orang Indonesia ini tidak sustainable, tidak berkelanjutan, tidak konsisten, tidak disipilin, bebal, dan malas (dikutip dari salah satu pembicaraan Nur Kholis Majid, a.k.a Cak Nur yang mengkritik sikap orang Indonesia). Sehingga wajar, kalau kantin kejujuran ini, kebanyakan mulus pada minggu pertama, dan masalah-masalah mulai timbul pada minggu kedua. Kebanyakan orang-orang kita akan baik, akan jujur, kalau ada yang mengawasi. Bagaimanapun, kejujuran adalah salah satu moral, dan harus terus ditanam, diberi makan, dan diberi vitamin, supaya sikap-sikap moral tadi tetap tumbuh dan ada pada individu-individu bangsa Indonesia.

 

  1. 4.      Kesimpulan

Kejujuran adalah sifat manusia yang hakiki. Bila diberi ruang dan berada dalam lingkungan yang baik maka akan berkembang dengan sendirinya. Suasana untuk berbuat jujur perlu didorong agar sifat yang hakiki tersebut dapat tumbuh dengan sendirinya. Ciptakan suasana dimana kejujuran bisa mendapat tempat berupa penghargaan,dan pelanggaran mendapat hukuman yang setimpal.

Sebagai generasi bangsa,siswa yang terlibat dalam kantin kejujuran kalau diberi amanah untuk berbuat baik tentunya mereka mampu untuk melakukannya .Sebab inti dari sebuah proses pendidikan tidak hanya pengetahuan semata tetapi mengubah perilaku menjadi lebih baik. Jadi siswa-siswa ini perlu diajari soal kejujuran agar kelak jika mereka telah berbaur dengan warga masyarakat mereka tidak lagi berusaha mengemplang dan sabet sana sabet sini. Pelajaran dari kantin kejujuran ini perlu ditanamkan sejak dini,dimulai dari sekolah sebab dianggap langkah mujarab dalam memberantas korupsi.

Agar harapan yang dibebankan kepada generasi muda dengan label proyek kejujuran dapat berhasil tentunya “generasi tua”mereka-mereka penentu kebijakan harusnya memberi contoh terlebih dahulu. Karena boleh jadi ide kantin kejujuran ini dibuat akibat ketidakmampuan mereka untuk berbuat jujur

 

Daftar Pustaka

Anom, Eko. 2011. “Efek Negatif Kantin Kejujuran.”http://notesanom.wordpress.com/2011 /11/02/efek-negatif-adanya-kantin-jujur/. Di akses online tanggal 9 September 2012

Azka. 2008. “Kantin Kejujuran-Sebuah Edukasi Anti Korupsi di Tengah Kampus”. http://my perspectiv economics.blogspot.com/2008/12/kantin-kejujuran-sebuah-edukasi-anti.html. Di akses online tanggal 8 September 2012.

Thamrin, Muh. 2011. “Menanamkan Sikap Anti Korupsi melalui kantin Kejujuran, Harapan dan Kenyataan”. http://www.psb-psma.org/content/blog/3423-menanamkan-sikap-anti-korupsi-melalui-kantin-kejujuran-harapan-dan-kenyataan.  Di akses online tanggal 8 September 2012.

Anonim. 2011. “Kantin Kejujuran SMPN 1 Wonogiri”. http://jurnalistikspensa.blogspot .com/2011/01/kantin-kejujuran-smpn-1-wonogiri.html. Di akses online tanggal 8 September 2012.

http://aryansah.wordpress.com/2010/12/11/kantin-kejujuran/

About FRANSORI

Unik person
This entry was posted in Bahasa dan Sastra. Bookmark the permalink.

7 Responses to MEMBENTUK KARAKTER DAN MEMBINA AKHLAK SISWA MELALUI KANTIN KEJUJURAN

  1. sepatu crocs says:

    Wah klo ada banyak kantin kejujuran.. kasihan warga kasta bawah… kurang menyerap tenaga kerja… wkwkwwk

  2. andre says:

    Owh… okee klo gitu… salam kenal

  3. YAYATSUPRIATNA says:

    TRIMA KASIH ILMUNYA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s