Puisi (Embun di Pagi Hari)

oleh Arinah Fransori pada 26 Juni 2011 jam 23:33

Laksana embun menentramkan

Bak cahaya pagi menyinari

Dari sela-sela nafasku

Dan senat-senat nadiku

Cinta seolah bingkai

Menjerat dan mengikat hatiku

Kosong, ranum dan berbuah

Putik kecil dan merekah

Seperti jingga-jingga syair yang berwarna

Tapi, cinta tak bernada

Tak memerlukan tuts dan melodi

Cinta hanya tanda

Cinta hanya simbol

Yang menaungi hati

Aku setitik embun di pagi hari

Jatuh ke dalam jeratmu

Merasuki rusuk-rusuk daun

Menuju inti sari hijau

Menuju hatimu

Hatimu yang biru

Lirik daun tetap sama

Menjadi larik dan rona pewarna

Aku setitik embun di pagi hari

Berharap jatuhnya awan dari langit

Menurunkan setitik udara

Menjatuhkan secercah sinar bahagia

Menanti simbol-simbol cinta

Menanti sandi-sandi warna

By: arinah (*inspirasi malam hari)

About FRANSORI

Unik person
This entry was posted in Bahasa dan Sastra. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s