Tranformasi Matriks, Model, da Varian-Varian dalam Sastra

Cerpen “Ibu Pergi Sebulan”

Kata-kata yang khas sebagai model dalam cerpen ini adalah “ibu pergi sebulan” atau “sebulan ibu pergi”. Yang dimaksud ibu adalah emak atau orang tua atau orang tua wanita atau atau orang tua perempuan yang melahirkan kita. Pergi adalah meninggalkan atau meninggalkan suatu tempat menuju suatu tempat lain atau melangkah atau bergerak ke suatu tujuan yang dituju. Bulan adalah kurang lebih waktu selama 30 hari dalam 1 tahun sedangkan Sebulan adalah masa waktu atau jarak selama 1 periode selam 4 minggu atau selama kurang lebih 30 hari.
“Ibu Pergi Sebulan” sebagai model cerpen ini, yang menghiaskan bahwa seorang ibu atau emak atau orang tua perempuan yang telah melahirkan kita yang pergi ke suatu tempat selama jangka waktu kurang lebih 30 hari. Namun pada isi cerpen sebenarnya bahwa ibu mengatakan bahwa ia pergi selama sebulan untuk menghidari tukang kredit yang ingin menagih hutang padanya, hal ini berdasarkan varian-varian berikut:
Varian pertama dalam cerpen ini adalah saat Ibu Saiman yang memerintahkan anakanya Tarno untuk mengatakan pada tukang kredit yang menagih hutang bahwa dirinya tidak ada dirumah dan sedang pergi selama sebulan ke kekampung halaman.
Varian kedua adalah Tarno yang masih tetap disuruh berbohong pada tukang kredita saat hari kedua tukang kredit tersebut datang lagi untuk menagih hutang. Namun kali ni tukang kredit tersebut mulai curiga, tukang kredit tersebut mengira kalau Ibu Saiman hany ingin menghindar dari hutang-hutangnya.
Varian ketiga adalah saat hari selajuntnya Tarno tetap disuruh berbohong oleh ibunya, dan kali ini tukang kredit tersebut mengetahui bahwa Tarno memperoleh upah sebuah permen kojek atas imbalannya untuk berbohong, oleh karena itu tukang kredit tersebut meminta Tarno berjanji untuk tidak berbohong lagi dengan imbalan sebuah permen kojek yang jauh lebih besar dari pemberiaan ibunya.
Varian keempat adalah adalah saat Tarno di perintahkan oleh kedua orang tuanya untuk menghadapi seorang salesman yang mereka kira seorang tukang kredit, Tarno tetap harus mengatakan bahwa ibu masih pergi selama sebulan kekampung.
Berdasarakan model dan varian-varian tersebut dapat disimpulkan bahwa matriks cerpen “ Ibu Pergi Sebulan” adalah seorang ibu yang meminta anakanya untuk berbohong bahwa dirinya tengah pergi selama sebulan ke kampung halaman. Padahal faktannya ibuny ada dirumah sedang bersembunyi dari tukang kredit yang menagih hutang. Kebohongan Tarno tersebut berdasarkan sikapnya yang tersu berbohong pada tukang kredit selama beberapa hari tukang kredit datang kerumahnya untuk menagih hutang.

About FRANSORI

Unik person
This entry was posted in Bahasa dan Sastra. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s