Cerpen : Ibu Pergi Sebulan

Judul Cerpen : Ibu Pergi Sebulan

Tema : Seseorang Yang berbohong biasanya mendapatkan keburukan dari kebohongannya sendiri

Sinopsis Cerita:
Bu Saiman adalah seorang ibu muda, yang memilki seorang anak yang masih kecil. Mereka tinggal di rumah yang sederhana. Suatu hari ia meminta pada anaknnya yang masih kecil untuk berbohong kepada seorang tukang kredit yang hendak menagih hutang padanya. Hutang Bu Saiman cukup banyak, karena ia sering mengutang barang-barang yang tidak begitu penting. Kemudian Bu Saiman meminta pada anaknya untuk mengatakan, bahwa ia tidak ada dirumah karena pergi selama sebulan ke kampung. Padahal Bu Saiman ada dirumah, ia tidak bisa membayar dan menyuruh anaknya berbohong. Dengan berbohong tersebut anaknya diberi imbalan permen kojek.
Kemudian di hari selanjutnya tukang kredit itu datang lagi, dengan hal yang sama Bu Saiman tetap menyuruh anaknya berbohong. Tetapi kali ini tukang kredit curiga, gara-gara tingah anak kecil itu yang lugu dan polos. Tukang kredit tersebut tahu bahwa ibunya ada dirumah. Dan tukang kredit tersebut mengatakan besok ia akan datang lagi untuk mememui ayahnya.

Kemudian besok paginya, datanglah seorang yang bergaya seperti seorang salesman. Bu Saiman panik ia mengira itu adalah tukang kredit yang menyamar menjadi salesman. Tapi, kali ini yang menemuinya adalah Pak Saiman yang memang sudah berada diruang tamu. Setelah bertemu dengan sales, Pak Saiman kemudian ke dapur dan memanggil istrinya. Melihat Ibu Saiman panik, Pak Saiman baru mengerti. Mereka bingung karena memang ia tidak mempunyai uang. Dan akhirnya anak kecil mereka lagi yang harus menghadapi salesman itu. Setelah anak kecil mereka berbicara dengan salesman, ia pergi ke dapur dan mengatakan pada ibunya. Bahwa tadi yang datang bukanlah tukang kredit. Melainkan seorang sales yang mengabarkan bahwa Bu Saiman memenangkan hadiah televisi. Tetapi karena Bu Saiman pergi selama sebulan, jadi hadiah tersebut tidak bisa diambil karena batas waktu hadiahnya sudah habis.

About these ads

About FRANSORI

Unik person
This entry was posted in Bahasa dan Sastra. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s